Wajib Pakai Masker di Areal Publik atau Anda akan Kena Denda!!

Pemdes Girimulya Awali Musdes RKP Des dengan Musdus di Tiga Wilayah Dusun
Juli 14, 2020
Kabupaten Bogor Terapkan PSBB pra AKB menuju MSAP s.d 30 Juli mendatang
Juli 16, 2020

Desa Girimulya – Wargi GM tercinta, tahukah anda jika Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Berli Hamdani mewajibkan masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah maupun area publik. Penggunaan masker bertujuan untuk menekan risiko terpapar Severe Acute Respiratory Syndrome Virus (SARS-CoV-2) sebagai virus penyebab Corona Covid 19.

Menurut Kadinkes Propinsi Jawa Barat, masker kain bisa menjadi alternatif bagi masyarakat, karena masker berstandar medis diutamakan untuk tenaga kesehatan. Penggunaan masker kain yang tepat dapat mengurangi risiko penularan Covid-19.

“Semua masyarakat Jawa Barat wajib menggunakan masker apabila terpaksa keluar rumah atau area publik. Masyarakat bisa menjadikan masker kain sebagai alternatif sesuai imbauan pemerintah pusat. Dan masker medis diutamakan bagi tenaga kesehatan,” ujarnya.

Masyarakat diminta mengenakan masker kain dengan benar dan tertutup. Ia juga menyarankan kepada masyarakat untuk memilih masker kain yang sesuai dengan ukuran wajah, sehingga dapat menutup mulut, hidung, dan dagu.

“Kemampuan masker kain menyaring partikel kecil masuk ke dalam hidung memang tidak sebaik masker bedah ataupun masker N95. Oleh karena itu, masyarakat harus memilih masker kain yang bisa menutupi mulut, hidung, dan dagu dengan baik,” ujarnya.

Efektivitas filtrasi masker kain sekitar 10-60 persen. Sementara efektivitas filtrasi masker bedah berada di antara 30-95 persen. Sedangkan N95 atau ekuivalen memiliki efektivitas filtrasi di atas 95 persen.

Adapun masyarakat dalam kondisi sehat dapat menggunakan masker kain di tempat umum atau area publik dengan tetap menjaga jarak 1,5-2 meter sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid 19.

Selain prinsip jaga jarak tetap diterapkan, penggunaan masker kain harus dibarengi dengan kebiasaan mencuci tangan. Saat memperbaiki posisi masker kain yang berubah atau longgar, masyarakat diimbau untuk cuci tangan sebelum maupun sesudahnya.

“Saat melepasnya juga harus hati-hati agar tangan tidak terkontaminasi cairan di masker. Segera ganti masker kain apabila rusak. Masker kain dicuci dengan air bersih dan sabun setelah dipakai. Penggunaan masker kain akan efektif ketika masyarakat tetap menjaga jarak, dan mempunyai kebiasaan mencuci tangan yang baik,” kata Berli.

Kedisiplinan masyarakat dalam mengenakan masker dan menerapkan physical maupun social distancing bisa menjadi bentuk solidaritas kepada sesama ataupun kepada tenaga medis yang sedang berjuang melawan Covid 19 di zona merah.

Sementara itu Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Jawa Barat Ridwan Kamil akan memberlakukan denda Rp 100 ribu – Rp150 ribu bagi warga yang tidak menggunakan masker di ruang publik. Pak Gubernur Ridwan Kamil mengatakan aturan tersebut akan berlaku mulai 27 Juli selama 14 hari. (admin/dari berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan